Selasa, 12 April 2016

Beragam Pesona Pariwisata Aceh di Pulau Sabang 


Kota sabang adalah salah satu kota di provinsi aceh, Indonesia.Luas wilayah Kawasan Sabang adalah 39.375 Ha (Singapura : 67.400 Ha/P.Batam : 41.500 Ha) dengan batasan wilayah sebelah utara dengan Teluk Benggala, sebelah selatan dengan Samudera Indonesia, sebelah timur dengan Selat Malaka, dan sebelah barat dengan Samudera Hindia. Letak Kawasan Sabang yang strategis karena berada pada jalur lalu lintas pelayaran (International Shipping Line) dan penerbangan internasional menjadikan posisinya begitu sentral sebagai pintu gerbang arus masuk investasi, barang dan jasa dari dalam dan luar negeri. Didukung juga dengan pembangunan Terusan Kra (Canal Kra) di Thailand, dapat memposisikan Sabang sebagai Buffer Zone bagi kapal-kapal container atau kapal-kapal kargo lainnya yang melalui Selat Malaka dan Samudera Hindia.

Letak geografis Kawasan Sabang yang unik dan khusus ini membuat posisinya begitu penting karena dapat menjadi pintu gerbang arus masuk investasi, barang dan jasa dari luar negeri. Selain kawasan tersebut dapat juga difungsikan sebagai sentral pengembangan industri padat-teknologi yang dapat memberikan manfaat di masa depan dan untuk mengembangkan industri, serta dapat pula berfungsi sebagai tempat pengumpulan dan penyaluran hasil produksi dari dan ke seluruh wilayah Indonesia serta negara-negara lain.

Peranan Sabang dalam peta perdagangan regional terkait dengan posisinya yaitu menjadi hub dari negaranegara SAARC (seperti India, Pakistan, Bangladesh, Afghanistan dan lainnya), negara-negara ASEAN (lihat Gambar 1.2), (Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Brunai Darussalam, Papua Nugini, Vietnam dan Myanmar), negara ASIA TIMUR (seperti Jepang, Korea, RRC-Hongkong dan Taiwan), serta Australia, Selandia baru dan Polynesia.

Banyak tempat wisata di Sabang atau Pulau Weh ini yang bisa anda kunjungi, Pulau ini memiliki panorama alam yang indah dan tentunya wisata bahari merupakan salah satu yang menjadi andalan pariwisata di Sabang atau Pulau Weh ini, selain wisata bahari disini juga terdapat air terjun, gunung dan tempat peninggalan pasca perang dunia seperti berikut ini.
1. Tugu Nol Kilometer

Tugu Nol Kilometer berada di dalam kawasan hutan wisata jaraknya sekitar 30 km dari Kota Sabang tepatnya di Kecamatan Sukakarya.Tugu Nol Kilometer ini merupakan penanda geografis Indonesia sebagai simbol perekat Nusantara. Tempat ini sering dikunjungi para wisatawan yang berkunjung ke Sabang, selain mengabadikan momen di depan Tugu Nol Kilometer ini pemandangan laut lepas dari atas tugu ini juga cukup menarik untuk anda saksikan.

2. Pantai Iboih

Pantai Iboih berada tidak jauh dari Tugu Nol Kilometer Sabang sehingga anda bisa mengunjungi Pantai Iboih terlebih dulu maupun sebaliknya, Pantai Iboih lokasinya berada di Kecamatan Sukakarya.Disini sebenarnya ada dua pantai yaitu Pantai Teupin Layeu dan Pantai Teupin Sirkui yang keduanya memiliki ciri masing-masing, namun para wisatawan lebih akrab menyebutnya dengan Pantai Iboih.

3. Pantai Gapang


Pantai Gapang ini berada tidak jauh dari Pantai Iboih, Pantai Gapang memiliki pasir putih dan air lautnya yang jernih tidak kalah dengan Pantai Iboih. Bagi para wisatawan yang akan menuju ke tugu titik nol kilometer Indonesia di Sabang pasti akan melewati Pantai Gapang dan Pantai Iboih. Nama Pantai Gapang ini diambil dari nama pohon yang ada di sekitar Pantai ini.

4. Pantai Anoi Itam

Pantai Anoi Itam namanya diambil dari nama desa dimana pantai ini berada yaitu di Desa Anoi Itam, Kecamatan Sukajaya, Sabang jaraknya sekitar 15 km dari Kota Sabang. Pantai ini berbeda sendiri dengan pantai yang ada di Pulau Weh lainnya karena Pantai Anoi Itam ini berpasir hitam sedangkan pantai yang ada di Pulau Weh ini semuanya berpasir putih.

5. Benteng Jepang Anoi Itam


Tidak jauh dari lokasi Pantai Anoi Itam terdapat sebuah benteng peninggalan Jepang, benteng ini merupakan situs bersejarah di Pulau Weh Sabang yang bisa anda kunjungi. Disini anda bisa melihat bunker dan meriam peninggalan Jepang, selain itu dari atas bukit dimana lokasi benteng ini berada wisatawan juga bisa melihat pemandangan ke laut lepas dan melihat pantai anoi hitam dari ketinggian.

6. Air Terjun Pria Laot

Air Terjun Pria Laot berada di Desa Pria Laot, Kecamatan Sukakarya, Sabang, jaraknya sekitar 13 km dari Kota Sabang.Air terjun ini berada di tengah hutan sehingga untuk menuju ke lokasi air terjun pria laot ini anda harus berjalan kaki sekitar 15-20 menit dari tempat parkir melalui jalan yang telah disediakan. 
7. Gunung Berapi Jaboi 

Selain pantai, air terjun, tugu nol kilometer dan juga benteng bersejarah peninggalan Jepang di Sabang, wisatawan juga bisa berkunjung ke Gunung Berapi yang ada di Sabang bernama Gunung Berapi Jaboi.Gunung ini berada di Kecamatan Sukajaya, terletak tidak jauh dari Balohan. 

8. Pantai Sumur Tiga

Pantai Sumur Tiga lokasinya berada di Ie Meule, Kecamatan Sukajaya, Sabang, Pulau Weh, Aceh, untuk bisa mencapai lokasi Pantai Sumur Tiga ini dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dari Kota Sabang, Pantai ini diberi nama sumur tiga karena disini terdapat tiga sumur air tawar. Pantai ini berpasir putih dan air lautnya juga jernih.


9. Pantai Kasih


Pantai Kasih merupakan Pantai di Pulau Weh atau Sabang yang jaraknya paling dekat dari pusat Kota Sabang, Pantai Kasih ini memiliki hamparan pasir putih yang luas serta terdapat batu karang yang berada di kedua sisinya. 

10. Pulau Rubiah

Tidak jauh dari Pantai Iboih anda akan menemukan objek wisata menarik lainnya yakni Pulau Rubiah. Jaraknya hanya sekitar 250 meter dari pantai Iboih dan berada persis di depannya. Pulau ini menyuguhkan surga bawah laut agi para pecinta wisata bahari terutama diving. Air laut yang dimiliki oleh pulau ini sangat jernih dan mempunyai tingkat visibilty hingga 10-15 meter.Di perairan yang dangkal, anda masih bisa menyaksikan berbagai macam keindahan terumbu karang seperti karang Batik, karang Meja, Karang Tanduk, juga ikan yang berwarna warni.yang berenang dengan bebasnya di air yang jernih tersebut.

Sebagai kota paling barat di Indonesia, Sabang menawarkan banyak kegiatan seru untuk wisatawan. Mulai dari wisata alam sampai kuliner, 10 hal ini wajib Anda lakukan saat berkunjung ke Sabang dan Pulau Weh!
Banyak hal menarik yang bisa dilakukan di Pulau Weh, dan Sabang sebagai kota terbesarnya. Wilayah paling barat Indonesia ini punya banyak wisata seru yang sayang untuk dilewatkan. Kalaupun Anda memiliki waktu singkat, minimal lakukanlah 10 hal ini di Sabang:
1. Mengunjungi Titik 0 Km Indonesia
Bagi Anda yang sangat cinta dengan Republik Indonesia, tugu yang satu ini bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Mengunjungi titik 0 Indonesia menjadi cerita seru yang tak akan terlupakan, apalagi kita bisa mendapatkan Sertifikat Km 0 yang ditandatangani langsung oleh Walikota Sabang.
Tugu ini berjarak kurang lebih 29 km dari pusat Kota Sabang, dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 30 menit bila menggunakan kendaraan.Tugu setinggi 20 meter tersebut berwarna krem dan merah muda dengan lambang Garuda yang sedang menggengam angka 0 di puncaknya.Di lantai 2 tugu ada 2 buah prasasti, yang ditandatangani Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPP Teknologi BJ.Habibie, pada 24 September 1997. 
Isinya menjelaskan bahwa penetapan posisi geografis Km 0 Indonesia itu diukur para pakar BPP Teknologi dengan menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Sementara prasasti kedua menjelaskan dalam angka  posisi geografis Km 0. Yang pasti jangan lupa untuk mengabadikan momen ini menggunakan kamera.Carilah posisi di bagian barat tugu untuk mendapatkan wujud tugu keseluruhan.
2. Snorkeling dan diving di Iboih
Tak lengkap ke Pulau Weh tanpa mencoba snorkeling atau diving di Iboih.Gampong Iboih memang terkenal dengan wisata baharinya.Ada 3 tempat yang menjadi primadona kunjungan wisatawan di Iboih, yaitu Pantai Teupin Sirkui, Pantai Pulau Rubiah dan Pantai Gapang.Untuk sekali snorkeling sepuasnya, wisatawan hanya dikenakan Rp.45.000 saja.Alat yang disewakan berupa snorkel, pelampung dan fin.
Sedangkan untuk sekali menyelam, wisatawan dikenakan tarif sebesar Rp 400.000 lengkap dengan instruktur. Bagi penyelam pemula harus mendapatkan teori dasar tentang fungsi perlengkapan menyelam selama kurang lebih 20 menit oleh sang instruktur, atau yang lebih dikenal sebagai 'buddy'.
Setelah paham, mulailah untuk bersiap-siap melakukan latihan dasar menyelam dengan kedalaman sekitar 2 meter.Setelah terbiasa bernapas menggunakan mulut di bawah air itu artinya sudah bisa untuk melanjutkan ke tingkat selanjutnya. Tapi jangan sekali-kali diving sendirian, usahakan buddy selalu menemani waktu diving. Hal ini untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi selama diving.
3. Mencicipi rujak buah Pulau Klah
Selain terkenal kelezatannya, yang menjadi daya tarik rujak Pulau Klah adalah pemandangan langsung menuju Pulau Klah dengan hamparan laut yang berwarna hijau dan biru, karena itulah rujak itu disebut sebagai rujak buah Pulau Klah walaupun tidak berada di Pulau Klah.
4. Makan sate gurita dan mie jalak
Apalah arti liburan tanpa wisata kuliner. Di Sabang, ada beberapa makanan yang wajib dicicipi pun digemari masyarakat dan wisatawan. Dua di antaranya adalah Sate Gurita dan Mie Jalak.
Sate gurita ini terhitung masakan khas Sabang yang belum lama ditemukan, namun keberadaannya sering dicari oleh warga dan wisatawan. Sate gurita ini pada dasarnya sama dengan sate biasa, dengan bumbu kacang atau bumbu padang. Yang jadi daya tariknya adalah daging gurita yang dimasak lembut dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Untuk seporsi sate gurita hanya dikenai Rp 10.000 saja.
Mie jalak merupakan masakan khas Sabang yang udah ada sejak lama, merupakan resep turun temurun sejak zaman Belanda.Mie jalak ini bisa ditemukan di Toko Pulau Indah, di Jalan Perdagangan.Harga satu porsi mie jalak hanya Rp 10.000 saja.
5. Mengunjungi Tugu Sabang – Merauke
Selain tugu Km 0, Sabang memiliki tugu yang bersejarah lainnya yaitu Tugu Kembar Sabang Merauke.Dinamakan Tugu Kembar Sabang Merauke karena tugu ini yang memiliki kesamaan dengan tugu yang ada di Sota, Papua. Dikatakan kembar, karena ada 2 tugu yang sama dengan lokasi yang berbeda, satunya berada di Km 7, tugu Km 0 yang pertama, sedangkan satu lagi berada di pusat kota, di depan kantor Walikota Sabang.
6. Menikmati sunrise di Pantai Anoi Itam
Bagi pecinta Matahari Terbit, pemandangan indah di Pantai Anoi Itam jangan sampai terlewatkan. Berada kurang lebih 11 km dari pusat kota, inilah pantai di wilayah timur Sabang. Selain itu wisatawan juga bisa keindahan bawah lautnya.Terumbu karang yang ada di pantai berpasir hitam ini tidak kalah menarik dengan terumbu karang yang ada di Iboih, hanya saja alat snorkel harus dibawa sendiri.
7. 'Surga tersembunyi' di Jaboi
Menurut sejarah, Sabang berasal dari kata Shabag yang artinya gunung meletus.Hal ini dibuktikan dengan masih adanya gunung berapi yang ada di bawah laut dan daratan, salah satunya gunung berapi Jaboi yang berada di Gampong Jaboi, kurang lebih 15 km dari pusat Kota Sabang.Di Gunung Berapi jaboi kita bisa melihat langsung kawah yang masih aktif dan aliran air hangat yang mengalir di sekitar kawah.Selain itu kita bisa menikmati keindahan alam yang luar biasa cantik dengan latar yang serba putih.
8. Sunset di Sabang Hill
Bagi pecinta panorama matahari terbenam, Sabang Hill menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi.Selain menikmati sunset kita juga bisa menikmati pemandangan Teluk Sabang yang teduh, sambil menikmati segelas teh hangat di cafe hotel Sabang Hill. Kalau beruntung, wisatawan bisa melihat gerombolan lumba-lumba keluar dari teluk!
9. Belanja t-shirt di Kaos Piyoh
Saatnya berburu buah tangan. Bagi wisatawan yang mencari kaos atau t-shirt dengan desain yang unik dan menarik bisa mampir di Piyoh Design, di Jalan Cut Mutia No.11, Kota Atas. Toko ini menyediakan beragam cinderamata khas Sabang seperti pin, gantungan kunci, boneka, tas, stiker dan lain-lain yang bercirikan Kota Sabang. Kualitasnya juga bagus.
10. Oleh-oleh bakpia dan salak Sabang
Siapa bilang bakpia hanya ada di Yogya? Anda bisa membawa cinderamata berupa bakpia dan salak Sabang.Bakpia Sabang terkenal karena memiliki rasa yang enak, lembut di dalam renyah dan gurih di luar.Ada berbagai varian rasa seperti original, pandan, kopi dan durian.Harga perkotaknya hanya Rp 15.000 saja. Wisatawan bisa mendapatkannya di Dapat Jalan Perdagangan atau Pelabuhan Balohan.



#PesonaBahariSabang


1 komentar:

  1. Aceh emang top banget. Wisatanya tak kalah abis dengan Bali

    BalasHapus